Bantaeng — Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Taiwan International Cooperation and Development Fund (Taiwan-ICDF) menggelar kegiatan Pelatihan Petani atau Field Day di kawasan Permandian Erbol, Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Saptu/05/09/2026.
Kegiatan ini difokuskan pada upaya strategis untuk peningkatan kemampuan petani lokal dalam memproduksi dan mengelola penangkaran benih sumber (parent seed) yang berkualitas tinggi.
Pelatihan tersebut dihadiri oleh kepala Dinas pertanian MAHYUDDIN. S.STP., M.AP sekaligus membuka acara Pelatihan, Kepala Bidang Tanaman Pangan Nur Reskiyawati, S.P., M.Si. Tim Ahli Pertanian, Hj. Maemunah, SP,akademisi Fakultas Pertanian Unhas, tim ahli dari Taiwan-ICDF, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta puluhan petani perwakilan dari kelompok tani.
Dalam sambutannya, perwakilan tim kerjasama menyampaikan bahwa ketersediaan benih sumber yang unggul dan bersertifikat merupakan fondasi utama dalam mendongkrak produktivitas serta kualitas hasil pertanian, khususnya komoditas pangan strategis di daerah. Melalui program kolaborasi ini, petani tidak hanya diberikan pemahaman teoretis mengenai teknik pemuliaan dan seleksi benih, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung standar penangkaran yang baik di lapangan.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pemaparan materi tentang manajemen benih bermutu, teknik isolasi tanaman untuk menjaga kemurnian genetik, hingga diskusi interaktif terkait solusi atas kendala yang kerap dihadapi petani dalam proses penangkaran mandiri di tingkat lokal.
Melalui penyelenggaraan Field Day ini, diharapkan para petani di Kabupaten Bantaeng, mampu bertransformasi menjadi produsen benih mandiri yang mandiri secara ekonomi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan regional melalui ketersediaan benih unggul yang mudah diakses oleh sesama petani.