Pojok Disabilitas
Tekan Tab untuk navigasi keyboard
Jalan Andi Mannappiang. Kompleks Perkantoran Pemda Bantaeng, Bantaeng, Sulawesi Selatan 92411 | (0413) 21088
PENGUMUMAN
πŸ“’ Pendaftaran RDKK Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 telah dibuka β€” Segera daftarkan kelompok tani Anda β€’β€’β€’ 🌾 Penyuluhan Pertanian Terpadu dilaksanakan setiap Rabu di Balai Penyuluhan Pertanian Bantaeng β€’β€’β€’ πŸ† Bantaeng meraih penghargaan ketahanan pangan tingkat nasional tahun 2024 β€’β€’β€’ πŸ“‹ Pengajuan bantuan alsintan dapat dilakukan melalui loket pelayanan Dinas Pertanian β€’β€’β€’ πŸ“’ Pendaftaran RDKK Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 telah dibuka β€” Segera daftarkan kelompok tani Anda β€’β€’β€’ 🌾 Penyuluhan Pertanian Terpadu dilaksanakan setiap Rabu di Balai Penyuluhan Pertanian Bantaeng β€’β€’β€’ πŸ† Bantaeng meraih penghargaan ketahanan pangan tingkat nasional tahun 2024 β€’β€’β€’ πŸ“‹ Pengajuan bantuan alsintan dapat dilakukan melalui loket pelayanan Dinas Pertanian β€’β€’β€’

Bantaeng Siap Jadi Kabupaten Benih Berbasis Teknologi, Bupati Uji Tanam Jagung Unggul

21 Jul 2025 Super Administrator Berita Utama 19 views
Bantaeng Siap Jadi Kabupaten Benih Berbasis Teknologi, Bupati Uji Tanam Jagung Unggul

BANTAENG – Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus memperkuat langkahnya untuk menjadikan daerah ini sebagai kabupaten benih berbasis teknologi, khususnya melalui kolaborasi dengan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas).

Senin, 21 Juli 2025, Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin melakukan penanaman benih jagung unggul bernama Jagung Jago Unhas (JJUH) pada lahan Kelompok Tani Assamaturu di Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa. Kegiatan ini merupakan bagian dari demonstration plot (demplot) untuk menunjukkan kesiapan benih unggul tersebut untuk diproduksi secara massif bagi petani di wilayah Bantaeng.

Bupati Uji Nurdin mengatakan benih JJUH memiliki potensi hasil yang lebih tinggi dibanding varietas biasa. Satu hektar tanaman ini biasanya menghasilkan 7–8 ton jagung, namun dengan varietas JJUH hasil panennya bisa mencapai 13 ton bahkan lebih. Selain itu, jagung ini dapat ditanam di berbagai kondisi lahan, baik dataran rendah maupun tinggi.

Menurut Bupati, kerja sama dengan Unhas juga ditujukan untuk mengembalikan kejayaan pertanian Bantaeng seperti pada masa pemerintahan sebelumnya, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani semakin kuat.

Sementara itu, Ketua Tim Pendamping dari Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Muh. Azrai, menyatakan komitmennya untuk mendukung program Bantaeng sebagai kabupaten benih berbasis teknologi. Ia mendorong sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan petani untuk menghasilkan benih berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mendorong inovasi pengembangan varietas lokal yang lebih unggul.


pertanian olahraga
Bagikan: WhatsApp Facebook

πŸ“° Berita Terkait

Dinas Pertanian dan Camat Pajukukang melakukan monitoring antisipasi kekeringan di Desa Nipa-Nipa dan Biangkeke
20 Jul 2026
β€ŽDinas Pertanian Bantaeng Bersama Tim Ahli Unhas Pantau Penangkaran Benih Padi Genjah di Tiga Kecamatan
01 Jul 2026
Kelompok Tani Bungayya Lakukan Penanaman Benih Genjah di kelurahan Bonto Manai
29 Jun 2026
Uji Coba 5 Varietas Unggul Padi Guna Dongkrak Produktivitas
20 Jun 2026
πŸ’¬ Konsultasi Pertanian
Pojok Konsultasi Pertanian Tanya ahli pertanian kami

Punya pertanyaan seputar pertanian? Tim ahli kami siap membantu Anda!

Ajukan Pertanyaan Hubungi Langsung WhatsApp
Senin - Kamis: 07.30 - 16.00 | Jumat: 07.00 - 11.30