BANTAENG β Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pertanian terus mendorong kemandirian benih hortikultura, khususnya komoditas kentang, melalui pengembangan benih unggul berbasis teknologi kultur jaringan. Kegiatan ini dilaksanakan di UPT Hortikultura Loka dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium kultur jaringan dan green house perbanyakan tanaman.
Pengembangan benih kentang diawali dari proses kultur jaringan di laboratorium untuk menghasilkan planlet kentang bebas penyakit. Selanjutnya, planlet tersebut diperbanyak melalui metode stek di green house guna menghasilkan benih sumber G0 yang berkualitas, seragam, dan memiliki daya tumbuh optimal.
Kegiatan pengembangan benih kentang ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) sebagai mitra pendukung dalam penguatan aspek teknis, inovasi teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Selain itu, proses perbanyakan benih juga didukung dengan penerapan teknologi smart farming untuk memantau kondisi tanaman secara berkala dan terukur.
Bupati Bantaeng melakukan kunjungan ke UPT Hortikultura Loka untuk meninjau langsung proses pengembangan benih kentang tersebut. Dalam kunjungan ini, Bupati Bantaeng didampingi oleh Putri Nurdin Abdullah. Bupati menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan UPT Hortikultura Loka dalam mendukung ketahanan dan kemandirian benih daerah.
βSelama ini petani sayuran di Bantaeng khususnya petani kentang biasanya pesan benih dari Jawa, dan insyaallah untuk ke depan kita akan menjadi produsen benih kentang agar petani kita lebih mudah untuk mendapatkan benih. Apalagi kita didukung dengan fasilitas yaitu laboratorium kultur jaringan dan juga didukung dengan teknologi smart farming,β ujar Bupati Bantaeng.
Melalui pengembangan benih kentang G0 ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap dapat mengurangi ketergantungan benih dari luar daerah, menekan biaya produksi petani, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas hortikultura. Ke depan, Kabupaten Bantaeng ditargetkan menjadi salah satu sentra produksi benih kentang unggul di Sulawesi Selatan.