Pullauweng — Panen Raya Jagung serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Ulugalung Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng, pada kamis 8 Januari 2026, berlangsung meriah dan penuh semangat. Lahan seluas 30,40 hektare yang telah dirawat dengan cermat siap dipanen, menjadi bukti nyata sinergi antara penyuluh pertanian dan kepolisian dalam mendampingi petani sejak masa tanam hingga panen. Suasana di lapangan terasa hangat, penuh keceriaan dan rasa syukur para petani atas hasil kerja keras mereka yang membuahkan jagung sehat dan produktif.
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., beserta jajaran kepolisian didaerah, yang hadir memberikan semangat sekaligus memastikan keamanan seluruh rangkaian kegiatan. Melalui Zoom Meting, Kapolda melaporkan langsung kepada Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., data hasil panen jagung Tahun 2025 serta luas rencana tanam periode 2026 se-Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari koordinasi dan penguatan ketahanan pangan nasional.
Seluruh Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Bantaeng dan Koordinator Fungsional Kabupaten, Muh. Ridwan. M, SP, hadir memantau secara langsung pendampingan teknis. Kehadiran mereka tidak hanya memastikan proses panen berjalan lancar, tetapi mereka memberikan motivasi dan arahan bagi para petani agar produktivitas tetap optimal.
Kegiatan panen juga dihadiri oleh Bupati Bantaeng, Muhammad Fathul Fauzy, M.I.Kom, bersama Forkopimda, serta Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE, MM, yang ikut menyaksikan proses panen dan memberikan dukungan nyata bagi keberhasilan program pertanian diwilayah ini. Kehadiran para kepala daerah menambah semangat para petani, yang merasa kerja keras mereka diapresiasi secara langsung.
Panen raya jagung di Desa Ulugalung merupakan bagian dari program nasional yang mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung. Rangkaian kegiatan diawali dengan Zoom Meting bersama Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Litsyo Sigit Prabowo, M.Si.. dan Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, membahas strategi penguatan ketahanan pangan nasional. Setelah pertemuan daring selesai, Bupati Bantaeng dan rombongan turun langsung kelahan, memanen jagung bersama petani, menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan inspiratif.
Menurut Penyuluh Pertanian Desa Ulugalung, Rahmawati. H, SP, jumlah peserta kegiatan di perkirakan sekitar 300 0rang, adapun varietas jagung yang ditanam petani adalah Pioneer 27, yang dikenal tahan terhadap penyakit bulai dan memiliki produktivitas tinggi. Hasil ubinan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tanggal 7 Januari 2026 di lahan petani yang bernama H. Kade' anggota kelompok tani Bakarayya, menunjukkan produktivitas mencapai 8,4 ton per hektare pipil kering, angka yang membanggakan dan menjadi bukti keberhasilan pendampingan teknis serta penerapan teknologi pertanian yang tepat.
Para petani menyambut hasil panen ini dengan sukacita. mereka mengekspresikan rasa syukur dan kebahagiaan, serta mengapresiasi pendampingan penyuluh pertanian dan kepolisian, yang diharapkan terus mendorong produktivitas jagung, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan pangan diwilayah ini.
Sebagai bentuk dukungan nyata bagi para petani, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, melalui daring, menyerahkan secara simbolis bantuan pompa air dan handtraktor kepada sejumlah kelompok tani. Sementara itu, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, beserta jajaran kepolisian di daerah, membagi sembako kepada beberapa warga Desa Ulugalung, menambah kehangatan dan semangat kepedulian dalam kegiatan panen.
Dengan kerjasama yang solid antara penyuluh, aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan para petani, Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Ulugalung menjadi bukti nyata bagaimana sinergi lintas sektor mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.