Pojok Disabilitas
Tekan Tab untuk navigasi keyboard
Jalan Andi Mannappiang. Kompleks Perkantoran Pemda Bantaeng, Bantaeng, Sulawesi Selatan 92411 | (0413) 21088
PENGUMUMAN
📢 Pendaftaran RDKK Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 telah dibuka — Segera daftarkan kelompok tani Anda ••• 🌾 Penyuluhan Pertanian Terpadu dilaksanakan setiap Rabu di Balai Penyuluhan Pertanian Bantaeng ••• 🏆 Bantaeng meraih penghargaan ketahanan pangan tingkat nasional tahun 2024 ••• 📋 Pengajuan bantuan alsintan dapat dilakukan melalui loket pelayanan Dinas Pertanian ••• 📢 Pendaftaran RDKK Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 telah dibuka — Segera daftarkan kelompok tani Anda ••• 🌾 Penyuluhan Pertanian Terpadu dilaksanakan setiap Rabu di Balai Penyuluhan Pertanian Bantaeng ••• 🏆 Bantaeng meraih penghargaan ketahanan pangan tingkat nasional tahun 2024 ••• 📋 Pengajuan bantuan alsintan dapat dilakukan melalui loket pelayanan Dinas Pertanian •••

Sinergi Pemkab Bantaeng dan Unhas: Pantau Perkembangan Benih Kentang Kultur Jaringan di laboratorium Hortikultura Desa Bonto Marannu

14 Jan 2026 Super Administrator Berita Utama 21 views
Sinergi Pemkab Bantaeng dan Unhas: Pantau Perkembangan Benih Kentang Kultur Jaringan di laboratorium Hortikultura Desa Bonto Marannu

BANTAENG – Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus memperkuat sektor hortikultura melalui kolaborasi strategis dengan akademisi. Plt. Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Hj. Asmirayanti, S.TP., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memonitoring progres kerjasama perbenihan kentang berbasis kultur jaringan di Laboratorium Hortikultura, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Ulu Ere, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan Universitas Hasanuddin (Unhas). Fokus utama dari kemitraan ini adalah penyediaan benih kentang berkualitas tinggi guna meningkatkan produktivitas petani lokal serta menjaga ketahanan pangan di wilayah pegunungan Bantaeng.

Dalam kunjungannya, Hj. Asmirayanti berdialog langsung dengan para pengelola lahan dan tenaga teknis terkait pertumbuhan bibit yang dihasilkan dari laboratorium kultur jaringan. Ia menekankan bahwa penggunaan teknologi kultur jaringan adalah solusi jangka panjang untuk mengatasi kelangkaan benih unggul yang selama ini menjadi kendala bagi petani di dataran tinggi.

"Kami ingin memastikan bahwa proses adaptasi benih dari laboratorium ke lahan (aklimatisasi) berjalan optimal. Kerjasama dengan Unhas ini sangat vital agar petani kita tidak lagi bergantung pada bibit luar yang kualitasnya belum tentu terjamin," ujar Hj. Asmirayanti di sela-sela peninjauan.

Diharapkan, keberhasilan pengembangan perbenihan ini dapat menjadikan Desa Bonto Lojong sebagai pusat mandiri benih kentang di Sulawesi Selatan. Program ini juga diproyeksikan mampu menekan biaya produksi petani sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen agar memiliki daya saing tinggi di pasar nasional.

petanibangkit pertanian terkini
Bagikan: WhatsApp Facebook

📰 Berita Terkait

Perkuat Kemandirian Benih, Kelompok Tani Nipa-Nipa Mandiri Bantaeng Tanam 5 Varietas Padi Unggul Bersama PPL dan Dinas Pertanian
21 Mei 2026
Sinergi Kodim dan Dinas Pertanian, Gelar Penanaman Padi Penangkaran di Pallantikang
20 Mei 2026
Gantarangkeke Mulai Kembangkan Padi Genjah Varietas Cakrabuana dan situbondo
14 Mei 2026
Perkuat Kemandirian Benih, Tim Ahli Pantau 8 Lokasi Calon Penangkaran Padi di Bantaeng
08 Mei 2026
💬 Konsultasi Pertanian
Pojok Konsultasi Pertanian Tanya ahli pertanian kami

Punya pertanyaan seputar pertanian? Tim ahli kami siap membantu Anda!

Ajukan Pertanyaan Hubungi Langsung WhatsApp
Senin - Kamis: 07.30 - 16.00 | Jumat: 07.00 - 11.30