Pendampingan Program Luas Tambah Tanam (LTT) terus dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui kegiatan penyulaman, pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), serta pemupukan. Kegiatan ini di dampingi langsung oleh Penyuluh pertanian, Pendamping dan Pungsional Kabupaten, Ketua KTNA, Petani serta Mahsiswa Unhas yang melasanakan Praktek Lapang di wilayah Kecamatan Tompobulu Kab. Bantaeng yang hadir di lapangan untuk memastikan penerapan teknologi budidaya berjalan sesuai rekomendasi dan kondisi tanaman tetap optimal. pendampingan berlokasi di lahan P4S MATIROBAJI, Sabtu 31 Januari 2026. Kelurahan Campaga Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng .
Pendampingan Program Luas Tambah Tanam (LTT) terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan produktivitas tanaman pangan, khususnya padi. Kegiatan pendampingan meliputi penyulaman tanaman, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), serta pemupukan berimbang yang dilaksanakan langsung di lahan P4S MATIROBAJI Pendampingan ini bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman optimal sejak fase awal hingga masa vegetatif.
Penyulaman tanaman yang tidak tumbuh normal, sehingga populasi tanaman tetap ideal. Selain itu, pengendalian OPT dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan prinsip pengendalian hama terpadu (PHT) guna menekan serangan hama dan penyakit tanpa merusak lingkungan.
Dalam kegiatan pemupukan, petani dan Mahasiswa Unhas diarahkan untuk menerapkan dosis dan waktu pemupukan yang tepat sesuai rekomendasi, agar kebutuhan hara tanaman terpenuhi secara optimal. Melalui pendampingan Program LTT ini, diharapkan hasil produksi meningkat dan kesejahteraan petani dapat terus terjaga.
Dengan adanya pendampingan Program LTT yang terarah dan berkelanjutan, petani diharapkan semakin memahami teknik penyulaman, pengendalian OPT, dan pemupukan yang efektif guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.