BANTAENG β Upaya memperkuat kedaulatan pangan dan kualitas produksi hortikultura terus dipacu oleh Dinas Pertanian. Melalui Bidang Hortikultura, Pemerintah Kabupaten melaksanakan kegiatan fasilitasi kerjasama perbenihan menyerahkan bantuan berupa stek akar kentang hasil teknologi kultur jaringan kepada beberapa kelompok tani dari Desa Bonto Marannu dan Desa Bonto Lojong.
Penyerahan bibit unggul ini berlangsung di Balai Benih UPTD Hortikultura pada Selasa (24/02/2026). Meskipun kegiatan ini merupakan inisiasi dan program dari Bidang Hortikultura Dinas Pertanian, lokasi UPTD dipilih sebagai pusat distribusi karena fasilitasnya yang memadai dalam menjaga kualitas bibit sebelum sampai ke tangan petani.
Teknologi kultur jaringan yang digunakan bertujuannuntuk menghasilkan bibit kentang G nol yang bebas virus, memiliki keseragaman genetik, serta potensi hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan bibit konvensional.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Hortikultura, yang memberikan arahan teknis sekaligus menyerahkan bibit secara simbolis. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa fasilitasi ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan bentuk kemitraan strategis untuk menjadikan Desa Bonto Marannu dan Bonto Lojong sebagai sentra kentang berkualitas.
βKami berharap stek akar kentang ini nantinya menjadikan Kabupaten Bantaeng menjadi Kabupaten mandiri benih khususnya komoditi kentangβ Ujar Plt Kepala Bidang Hortikultura.
Para ketua kelompok tani menyambut baik langkah ini. Penggunaan stek akar dari kultur jaringan dianggap sebagai solusi atas permasalahan hama dan penurunan kualitas tanah yang sering menghantui petani kentang di dataran tinggi. Dengan bibit yang lebih "bersih" dan kuat, efisiensi biaya produksi diharapkan dapat meningkat.