Bantaeng, 16 April 2026 – Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan penyerahan benih unggul kepada petani secara gratis yang dirangkaikan dengan uji rasa sembilan varietas padi adaptif iklim. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peluncuran inovasi layanan mandiri benih unggul berbasis teknologi bertajuk “Lamung Bine”.
Acara yang berlangsung di Kantor UPT Balai Benih Tanaman Pangan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, M.I.Kom, Kepala Dinas Pertanian Mahyudin, S.STP, M.AP, serta sejumlah pejabat daerah lainnya, Kepala UPT Balai Benih Tanaman Pangan bersama seluruh staf, jajaran Bidang Tanaman Pangan, serta para petani setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pertanian. Ia menekankan pentingnya penggunaan benih unggul adaptif terhadap perubahan iklim guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan benih unggul secara gratis kepada petani, tetapi juga menghadirkan uji rasa sembilan varietas padi adaptif iklim sebagai upaya memperkenalkan kualitas hasil panen kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani dalam memilih varietas yang sesuai dengan kondisi lahan dan iklim di wilayah Bantaeng.
Selain itu, launching inovasi “Lamung Bine” menjadi langkah strategis dalam mempermudah akses petani terhadap benih unggul. Inovasi ini merupakan layanan mandiri berbasis teknologi yang dikembangkan oleh UPT Balai Benih Tanaman Pangan Dinas Pertanian untuk meningkatkan efisiensi distribusi benih serta transparansi layanan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Bantaeng semakin maju, modern, dan mampu beradaptasi dengan tantangan perubahan iklim, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani secara berkelanjutan.