BANTAENG – Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus melakukan langkah konkret dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di sektor pertanian Kamis 16 April 2026. Hal ini dibuktikan melalui agenda Penyerahan Benih Unggul sekaligus Uji Rasa Sembilan Varietas Padi Adaptif Iklim yang berlangsung khidmat pada hari ini.
Kegiatan uji rasa ini bertujuan untuk mengidentifikasi varietas padi yang tidak hanya tahan terhadap fluktuasi cuaca ekstrem, tetapi juga memiliki cita rasa yang sesuai dengan preferensi masyarakat dan pasar. Sebanyak sembilan varietas unggul diuji secara langsung dan salah satunya ada (Cakrabuana, Situbondo, IPB 12 , IPB 13 S) untuk melihat potensi adaptasinya di lahan pertanian lokal.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin, M.I.Kom menekankan pentingnya sinergi antara teknologi pertanian dan kearifan lokal. Penyerahan bantuan benih kepada petani di 8 kecamatan diharapkan dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan produktivitas gabah di Kabupaten Bantaeng untuk menunjang swasembada pangan.
Kehadiran berbagai elemen menunjukkan dukungan penuh terhadap kedaulatan pangan di Bantaeng. Beberapa tokoh dan instansi yang turut hadir mengawal jalannya acara antara lain:
Unsur Pemerintah & Keamanan: Inspektur Daerah, Kepala BPKAD, BAPPERINDA, serta Kabag Perekonomian Setda Bantaeng.
Teknis & Ahli: Kepala Dinas Ketahanan Pangan, BPSB Maros, Tenaga Ahli Bidang Pertanian, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).
Pengembangan Ekonomi: Direktur PT. Bantaeng Sinergi Cemerlang (PERSERODA).
Pendamping Lapangan: Koordinator BPP dari enam wilayah (Eremerasa, Bantaeng, Pa'jukukang, Bissappu, Tompobulu, dan Gantarangkeke).
Dengan adanya uji rasa ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap varietas yang terpilih nantinya dapat menjadi komoditas unggulan yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani sekaligus menjaga stabilitas pangan daerah.