BANTAENG – Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng menerima kunjungan tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pada [SELASA, 09 Juni 2026]. Kunjungan ini dalam rangka meninjau langsung perkembangan dan pemanfaatan program Bantuan Mandiri Benih untuk musim tanam 2025/2026.
Bertempat di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, rombongan tim monev provinsi beserta perwakilan sejumlah kelompok tani penerima manfaat disambut langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Pertanian Bantaeng, Nur Reskiyawati, SP, M.Si.
Pertemuan ini digelar sebagai ruang evaluasi bersama untuk memastikan bahwa bantuan benih unggul gratis—yang merupakan program prioritas Pemprov Sulsel—telah tersalurkan dengan tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan dampak nyata.
"Kami sangat mengapresiasi perhatian dan sinergi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Program Mandiri Benih ini sangat vital bagi petani kami di Bantaeng. Melalui Monev bersama kelompok tani ini, kita bisa melihat langsung performa benih di lapangan serta merumuskan solusi atas kendala tata tanam yang dihadapi peternak dan petani pada periode 2025/2026," ujar Nur Reskiyawati dalam sambutannya.
Dalam diskusi interaktif yang melibatkan para ketua kelompok tani, beberapa poin krusial yang menjadi catatan penting dalam monev ini meliputi:
Daya Tumbuh Benih: Mengukur persentase keberhasilan tumbuh benih bantuan provinsi di berbagai karakteristik lahan di Kabupaten Bantaeng.
Ketahanan OPT: Mengevaluasi tingkat ketahanan varietas benih yang dibagikan terhadap Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) endemik.
Kesiapan Musim Tanam Berikutnya: Menyerap aspirasi kelompok tani mengenai kebutuhan varietas spesifik lokasi untuk perencanaan musim tanam ke depan.
Perwakilan kelompok tani yang hadir menyambut baik kedatangan tim monev provinsi. Mereka menilai, kehadiran langsung pihak provinsi dan kabupaten menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mengawal nasib petani, bukan sekadar membagikan bantuan lalu dilepas begitu saja. Petani melaporkan bahwa kualitas benih dari program Mandiri Benih sejauh ini mampu menekan biaya produksi awal mereka secara signifikan.
Dengan adanya monev ini, Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng bersama Pemprov Sulsel berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi demi menjaga stabilitas ketahanan pangan dan menyukseskan target swasembada pangan di Sulawesi Selatan.